Industri Mebel Kini Sudah Mulai Bangkit

Kaba Berita, SURABAYA – Industri mebel tahun ini menunjukkan kebangkitan dari kelesuan tahun lalu. Hal ini disampaikan oleh Aa’ Darusman, salah satu pemilik Industri Kecil Menengah (IKM) sektor mebel kayu antik Jawa Timur asal Probolinggo. Darusman mengaku, pasar mebel sempat lesu beberapa tahun lalu, sehingga omzet yang diperolehnya sekitar Rp40 juta per bulan. 
Industri Mebel Kini Sudah Mulai Bangkit

“Tapi tahun ini terlihat ada peningkatan pasar, omzet meningkat mencapai Rp 50 juta per bulan, dan mulai stabil lagi,” kata Aa’ Darus,man, saat ditemui di The 13th Indonesia Building Technology Expo Surabaya di Grand City, Minggu (1/4).
Minggu (1/4).
Darusman menambahkan, sebelum pasar mebel lesu beberapa tahun lalu, produk mebel miliknya telah mampu menembus pasar ekspor ke beberapa negara asing seperti Australia, Amerika, Abudabi, dan Madrid. Negara-negara tersebut, katanya, sangat menyukai mebel kayu jati yang memiliki desain antik dan tradisional. Pengusaha yang telah berkecimpung di industri mebel selama 21 tahun ini membidik segmen kelas menengah ke atas, karena produk mebel CV Gemilang Jati ini merupakan produk antik dan untuk satu produk hanya membuat satu desain. 
“Setiap satu produk kami tidak ada yang sama bentuk dan modelnya. Hal itu yang membuat buyer asing menyukainya," terangnya.
Pengusaha mebel di Jalan Raya Banjarsari KM 90 Probolinggo ini mengatakan, selama ini dirinya memperoleh bahan baku berupa kayu jati bekas dari daerah Madura dan Probolinggo. Oleh para perajinnya, mebel atau kayu bekas tersebut dipoles menjadi mebel yang baru tanpa mengurangi karakter asli kayunya. 
Selain itu, sebanyak 8 perajinnya mencoba memadupadankan kayu bekas gerobak, dokar, dan bajak sawah dengan kayu-kayu tambahan menjadi sebuah produk unik seperti kursi, meja, lemari, kotak kartu nama hingga telanan.
Pemilik usaha mebel dengan merek Duplicate Antique ini mengaku tahun ini diperkirakan pasar mebel akan lebih bergairah di pasar dalam negeri ketimbang di pasar asing. Selama ini pasar domestik yang menjadi sasaran Duplicate Antique yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta dan Cirebon.
“Untuk menggairah pasar mebel, kami berharap pemerintah membantu untuk memfasilitasi promosi atau pameran,” 

Kaba Berita, SURABAYA – Industri mebel tahun ini menunjukkan kebangkitan dari kelesuan tahun lalu.