Tak Ada Tawar Menawar Politik Dalam SP3 H.Rizieq Shihab

Berita nasional - Kuasa hukum Imam Besar Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mengapresiasi langkah polisi menghentikan kasus dugaan penodaan Pancasila yang dituduhkan pada kliennya. Ia menyebutnya hal itu sebagai keputusan tepat.  tetapi, Kapitra menampik keluarnya surat perintah penghentian penyidikan atau SP3 kasus itu ada kaitan dengan pertemuan Persaudaraan Alumni 212 dengan Jokowi beberapa waktu lalu.
H.Rizieq Shihab

Kaba Berita, Payakumbuh, Berita nasionalKuasa hukum Imam Besar Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mengapresiasi langkah polisi menghentikan kasus dugaan penodaan Pancasila yang dituduhkan pada kliennya. Ia menyebutnya hal itu sebagai keputusan tepat.
tetapi, Kapitra menampik keluarnya surat perintah penghentian penyidikan atau SP3 kasus itu ada kaitan dengan pertemuan Persaudaraan Alumni 212 dengan Jokowi beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Jokowi Jelaskan Maksud Pertemuan Persaudaraan Alumni 212
"Soal isu tawar menawar tidak ada itu, ini sudah setahun saya urus (kasusnya)," katanya.
Beberapa waktu lalu, 11 orang perwakilan Persaudaraan Alumni 212 bertemu Presiden Jokowi. Mereka mendesak penghentian kasus kriminalisasi ulama.
Kapitra menegaskan status Rizieq tak ada kaitannya dengan orientasi politik, khususnya kelompok 212. Pilihan politik eksponen 212, menurut dia, tak bisa dikebiri.
Kapitera menegaskan putusan SP3 Polri murni penegakan hukum. "Habib tidak terbukti melakukan penodaan dan melawan hukum," ia memungkasi.
Baca Juga : KSPI Dukung Prabowo Subianto Nyapres 2019
Sementara itu, pengacara Rizieq yang lain, Sugito, mengatakan kasus kliennya dihentikan lantaran tak cukup bukti. Ia menjelaskan apa yang dipermasalahkan dari kliennya hanya ceramah biasa saja. 
"Kebetulan kami datang ke Bareskrim itu untuk mengambil barang bukti yang terkait dengan perkara di Bandung dan kebetulan itu beberapa waktu yang lalu sudah SP3," kata Sugito di kantor Bareskrim Mabes Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat pada, Jumat (4/5/2018).

Berita nasional - Kuasa hukum Imam Besar Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mengapresiasi langkah polisi menghentikan kasus dugaan penodaan Pancasila yang dituduhkan pada kliennya. Ia menyebutnya hal itu sebagai keputusan tepat. tetapi, Kapitra menampik keluarnya surat perintah penghentian penyidikan atau SP3 kasus itu ada kaitan dengan pertemuan Persaudaraan Alumni 212 dengan Jokowi beberapa waktu lalu.