Banjir Mengancam Beberapa-Wilayah-Indonesia-Karena-Hujan-Lebat

Banjir Mengancam Beberapa Wilayah Indonesia Karena Hujan Lebat

Kemungkinan banjir mengancam beberapa wilayah di Indonesia akibat hujan lebat bukan lagi hal baru. Apalagi untuk wilayah ibukota Jakarta sendiri, banjir sudah menjadi langganan di beberapa titik selama musim hujan terjadi dalam berbagai intensitas.

Tingginya curah hujan dan rusaknya alam menjadi dua faktor penyebab beberapa wilayah tidak sanggup menahan debit air. Akibatnya, sungai meluap juga karena curah hujan terlalu tinggi dan sampah menggenang dimana-mana. Semua pihak harus introspeksi.

Hujan Rendam Tol Bitung Tangerang

Hujan lebat terus terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia, salah satu akibatnya banjir melanda Tangerang sampai Exit Tol Bitung terendam selama 3 hari. Sampai 16 November 2022, akses keluar Karawaci melalui Bitung masih ditutup sebab air belum juga surut.

Bukan tanpa upaya, salah satu banjir mengancam beberapa wilayah di Tangerang ini sejak Senin sore atau sejak awal kejadian telah disedot untuk mengurangi debitnya. Sampai 16 November, ketinggian air mencapai 70 hingga 80 sentimeter meskipun sudah disedot.

Meskipun telah melakukan penutupan, namun pihak Jasa Marga mengaku arus lalu lintas tidak mengalami kendala. Hal tersebut disebabkan penutupan akses telah dilakukan sejak pintu masuk dan keluar sehingga kendaraan beralih mencari alternatif jalur lain.

Sampai 48 jam pertama pasca banjir, sebanyak 19 truk penyedot telah dikerahkan untuk mengurangi debit air. Dari 19 pompa tersebut diketahui sebanyak pompa berkapasitas 60 dan 30 liter per detik, 16 pompa kapasitas 80 liter per detik, dan 1 pompa 30 liter per detik.]

Banjir Mengancam Beberapa Wilayah di 11 Kecamatan Kapuas Hulu Kalbar

Bencana banjir mengancam beberapa wilayah juga bukan hanya terjadi di Tangerang. Kalimantan Barat, tepatnya Kapuas Hulu juga turut merasakannya. Sebanyak 11 kecamatan terendam air sampai untuk berpindah tempat, mereka harus menggunakan sampan.

BACA JUGA:  Wilayah Siaga Hidrometeorologi di Aceh yang Diwaspadai

Namun demikian, konfirmasi dari BPBD Kalbar, Gunawan menyebutkan banjir di Putussibau Selatan dan Utara sudah mulai surut. Gunawan menjelaskan ketinggian banjir yang merendam berbagai wilayah Kalbar bervariasi, mulai dari 1,5 meter sampai 50 sentimeter.

Penyebab utama banjir adalah intensitas hujan selama beberapa hari ke belakang yang cukup tinggi. Sampai saat ini, banjir telah menyebabkan 3612 rumah tergenang dan 32000 warga mengalami dampaknya salam berbagai tingkatan risiko.

Salah satu banjir mengancam beberapa wilayah termasuk di Kalbar membuat BPBD membuka donasi dan bantuan dari seluruh masyarakat Indonesia. Sampai saat ini yang dibutuhkan adalah obat-obatan, selimut, dan makanan pokok.

Upaya Pengerukan Sungai Ciliwung Jakarta

Ancaman Kali Ciliwung meluap dan merendam sebagian wilayah Jakarta sudah bukan hal baru. Untuk mengantisipasi terjadinya bencana berulang, Pemprov DKI melakukan pengerukan lumpur untuk mencegah terjadinya banjir pada permukiman penduduk.

Luapan air di Jakarta sepertinya sudah menjadi makanan sehari-hari. Potensi banjir mengancam beberapa wilayah salah satunya tidak terlepas dari kemungkinan luapan air yang menggenangi ibukota.

Kontur tanah ibukota sendiri sebenarnya rendah, namun pembangunan terus dilakukan dimana-mana dan itu sangat mengancam alam Jakarta. Bahkan ada prediksi Jakarta akan tenggelam dalam beberapa tahun ke depan. Kebenarannya tidak ada yang tahu.

Banjir Korbankan 182 KK di Riau

Tangerang, Kalimantan Barat, Jakarta, kini Riau juga dilanda kebanjiran sampai sebanyak 182 KK mengalami dampak buruknya. Empat desa sekaligus mengalami dampak buruk tersebut. Sebanyak 182 KK tersebut terbagi ke dalam beberapa wilayah.

Sebut saja sebanyak 83 KK warga Mekar Baru, 92 KK Bina Maju, 55 KK Melai, dan sebanyak 2 KK dari Sungai Cina. Potensi banjir mengancam beberapa wilayah di Indonesia masih akan terus terjadi selama curah hujan tinggi tidak diimbangi alam yang siap menampung air.

BACA JUGA:  Inilah Tata cara dan syarat pendaftaran rekrut BUMN tahun 2022.