jenis-Gaya-Hidup-yang-Perlu-Diketahui

Jenis-jenis Gaya Hidup yang Perlu Diketahui

Tahukah Anda, seperti apa jenis-jenis gaya hidup yang dijalani dalam kehidupan sehari-hari? Setiap orang pasti memiliki identitas dan pola pikirnya sendiri untuk menjalani hidup. Namun dibalik semua itu, pada dasarnya gaya hidup masuk dalam ilmu psikologi manusia.

Gabungan dari segala elemen kehidupan itu nantinya akan menjadi sebuah kebiasaan. Ketika sudah memiliki kebiasaan, maka gaya hidup muncul dan terikat pada diri sendiri. Tentu saja gaya hidup manusia berbeda-beda, karena mereka memiliki pola pikirnya sendiri.

Perlu diketahui, gaya hidup jadi pilihan dari kebiasaan yang Anda jalani sehari-hari. Meskipun begitu, ada juga orang-orang yang gaya hidupnya sama karena memiliki pola pikir serupa. Kebiasaan itu nantinya berbeda, tergantung tujuan dan aktivitas yang dijalani.

Gaya hidup itu bisa berubah sesuai dengan karakter, mental, lingkungan dan keluarga. Faktor psikologi seseorang juga menentukan bagaimana kita hidup di dunia. Dengan introspeksi diri sendiri, mungkin Anda bisa melihat bagaimana gaya hidup yang dijalani selama ini.

Mengenal Jenis-jenis Gaya Hidup di Sekitar Kita

Pola pikir, kebiasaan, mental dan gaya hidup seseorang tercermin pada kehidupannya. Anda hidup di dunia ini dengan mencerminkan semua elemen-elemen yang ada. Berikut penjelasan singkat terkait beberapa gaya hidup yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Gaya Hidup Sehat

Seperti namanya, gaya hidup sehat bisa tercermin karena menjalankan kebiasaan positif. Anda bisa mengetahuinya dari beberapa aktivitas yang dijalankan setiap hari.

Contohnya seperti makan sehat, sering olahraga, jaga kesehatan dan hidup di lingkungan bersih. Tentu saja aktivitas dari jenis-jenis gaya hidup nantinya juga berbeda-beda.

BACA JUGA:  Perbedaan Gaya Hidup Perkotaan Dibandingkan di Desa

Tapi untuk gaya hidup sehat, Anda akan fokus pada kehidupan yang positif. Menghindari junk food, lemak jenuh dan gula termasuk cara menjalani kehidupan. Kebiasaan buruk itu jarang ditemukan ketika Anda menjalani gaya hidup sehat dan positif.

  1. Gaya Hidup Aktif

Selanjutnya ada gaya hidup aktif yang bisa dilihat dari tingkah laku dan aktivitasnya. Hidup produktif, suka bersosialisasi, berpikiran terbuka dan suka bergerak adalah ciri-cirinya.

Jenis-jenis gaya hidup aktif bisa dikategorikan dari lingkungan Anda berada. Contoh jiwa pekerja produktif yang selalu bekerja dapat ditemukan di dalam lingkungan pekerjaan.

Selain itu, jiwa sosialisasi yang tinggi juga dapat ditemukan di lingkungan masyarakat. Jiwa produktif untuk skala kecil seperti di lingkungan sekolah sudah masuk dalam kategorinya. Selama terus bergerak dan senang menjalaninya, maka kehidupan Anda berarti.

  1. Gaya Hidup Sederhana

Untuk sifat yang dipengaruhi kebutuhan sekunder, Anda bisa melihatnya dari gaya hidup sederhana. Alasannya karena kebiasaan ini dipengaruhi oleh pola pikir seseorang.

Hidup sederhana, tidak suka boros dan jarang terlihat mencolok adalah ciri-cirinya. Ada banyak jenis-jenis gaya hidup yang bisa kita temui dan kebiasaan ini jadi salah satunya.

Gaya hidup sederhana berlaku untuk individu dan juga kelompok. Biasanya, orang-orang ini lebih suka hidup tenang dan sederhana karena tidak menyukai hal-hal yang berlebihan. Masyarakat lebih mudah hidup bersama-sama ketika pola pikirnya sederhana.

  1. Gaya Hidup Pedesaan

Tidak hanya sifat, lingkungan juga mempengaruhi gaya hidup seseorang. Contohnya hidup di desa yang kawasannya dipenuhi dengan lahan kosong tempat bercocok tanam.

Desa berbeda dari kota karena memiliki lahan kosong dan kawasannya tidak terlalu padat. Jenis-jenis gaya hidup ada yang saling berkesinambungan satu sama lain.

Baik itu desa atau perkotaan, keduanya memiliki ciri-cirinya masing-masing. Untuk desa, hidup jadi lebih berarti karena bisa bercocok tanam, membuat peternakan dan menikmati kehidupan. Ditambah lagi dengan masyarakat dan lingkungan desa yang positif.

  1. Gaya Hidup Perkotaan

Tentunya gaya hidup di desa dan perkotaan jauh berbeda jika dilihat dari aktivitasnya. Di kota, Anda perlu bekerja di kantor dan lebih konsumtif karena lebih suka produk jadi.

BACA JUGA:  Dampak Positif Gaya Hidup Aktif di Kehidupan Sehari-hari

Orang yang tinggal di kota jarang menanam atau beternak karena tidak ada lahan. Oleh sebab itu jenis-jenis gaya hidup bisa saling berkesinambungan satu sama lainnya.

Meski begitu, gaya hidup kota dinilai lebih berkecukupan dibandingkan di desa. Kota lebih produktif sehingga kebutuhan sehari-hari selalu tercukupi. Finansial juga lebih membaik, sehingga hidup menjadi lebih berarti karena selalu berkecukupan.

  1. Gaya Hidup Nomaden

Jarang menetap di satu tempat juga bisa dikategorikan sebagai salah satu jenis gaya hidup. Orang yang tidak memiliki tempat tinggal permanen biasanya selalu berpindah tempat.

Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi hal ini contohnya seperti pekerjaan, alasan keamanan, butuh perubahan dan mencari rasa nyaman dari jenis-jenis gaya hidup.

Orang yang meninggalkan tempat lahirnya juga disebut nomaden. Bisa dibuktikan dengan kasus merantau ke luar kota dan mencari pekerjaan baru dengan tinggal di kos. Pekerjaan di bidang transportasi seperti pilot atau masinis juga menjalani gaya hidup nomaden.

  1. Gaya Hidup Bohemian

Salah satu gaya hidup paling unik di antaranya jenis-jenis lainnya adalah Bohemian. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup yang cocok dengan budaya spiritual dan hasrat artistik.

Biasanya orang dengan pola pikir Bohemian lebih suka kebebasan dan petualangan. Jenis-jenis gaya hidup saat ini tidak ada yang memiliki aktivitas seperti Bohemian.

Para pecinta musik, seni, petualangan dan kebebasan memang terlihat unik bagi sebagian besar orang. Oleh sebab itu gaya hidup ini jarang ditemukan, karena kepribadiannya. Dari segi psikologis, orang Bohemian dinilai lebih bahagia karena bisa berekspresi bebas.

  1. Gaya Hidup Menyendiri

Lalu ada juga gaya hidup menyendiri atau introvert kebalikan dari kepribadian yang aktif. Orang introvert jarang keluar rumah dan bersosialisasi karena menyukai ketenangan.

BACA JUGA:  Uniknya Gaya Hidup Solo yang Suka Menyendiri

Dibandingkan jenis-jenis gaya hidup lainnya, introvert jauh lebih mandiri. Mereka biasa melakukan berbagai hal sendiri sehingga memiliki kepribadian yang kuat.

Namun untuk sosial, orang introvert sangat sulit untuk berinteraksi. Gaya hidup ini banyak ditemukan di kota-kota besar karena setiap orang diberikan kebebasan. Lingkungan yang disukai biasanya bebas dari kerumunan dan tidak suka diganggu oleh orang lain.

  1. Gaya Hidup Modern

Di masa sekarang, ada gaya hidup yang sudah bergantung pada kebutuhan materiil yaitu teknologi. Gaya hidup modern mengarah pada peralatan modern berbentuk digital.

Semua alat digital digunakan untuk beraktivitas sehari-hari. Tidak hanya itu, kebutuhan di setiap jenis-jenis gaya hidup akan dilengkapi dengan peralatan berteknologi.

Contoh mesin pintar, AI, koneksi Wifi dan peralatan lain yang sudah digital. Hidup orang ini biasanya lebih simpel karena semuanya sudah dikaitkan dengan alat modern. Tentunya gaya hidup ini lebih banyak ditemukan di lingkungan yang mendukung seperti di kota.

  1. Gaya Hidup Go Green dan Berkelanjutan

Terakhir ada gaya hidup yang pola pikirnya tertuju pada alam dan kesehatan bumi. Gaya hidup go green lebih sering menerapkan kebutuhan yang tidak merugikan alam. Contoh sederhananya seperti mengurangi polusi, menanam pohon dan mendaur ulang sampah.

Gaya hidup Go Green berbeda dengan berkelanjutan dari kepribadiannya. Go Green lebih sering berhubungan dengan alam untuk tujuan penghijauan. Sedangkan berkelanjutan itu lebih mengarah pada perbaikan lingkungan untuk menjaga bumi.

Berdasarkan beberapa jenis gaya hidup di atas, Anda bisa mengetahui kepribadian orang-orang di sekitar. Jenis-jenis gaya hidup tersebut dinilai positif, dari pandangan masing-masing pihak yang menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari.