Teknologi-Cyber-Security-untuk-Cegah-Kejahatan-Siber

Teknologi Cyber Security untuk Cegah Kejahatan Siber

Teknologi Cyber Security mempunyai peran penting dalam melindungi aktivitas manusia yang dilakukan secara online. Jadi, apabila Anda kerap melakukan aktivitas dalam jaringan, ada baiknya mengenal Cyber Security.

Secara umum, fungsinya mirip dengan keamanan offline. Fungsinya membantu dalam memelihara keamanan pengguna dan sistem komputernya. Tanpa keamanan siber ini, penipu di internet dapat mengambil keuntungan dengan mencuri informasi.

Biasanya informasi yang dicuri dipakai untuk mengambil uang dalam rekening pengguna. Sehingga pengguna bisa kehilangan uangnya tanpa menyadari siapa pencurinya. Mari menyimak tentang keamanan siber supaya bisa memanfaatkan internet dengan aman.

Mengenal Teknologi Cyber Security dan Tipenya

Sekarang ini masyarakat dunia banyak mengandalkan internet untuk melakukan beragam aktivitas. Banyak sekali hal yang dimudahkan oleh internet untuk mendukung produktivitas manusia.

Namun, internet menyimpan celah untuk kejahatan siber. Meskipun menyediakan kemudahan akses komunikasi dan informasi, masih ada banyak orang yang memanfaatkannya untuk melakukan tindakan kejahatan.

Kejahatan siber bisa mengancam individu maupun kelompok melalui serangan digital. Misalnya saja dengan mengakses informasi pribadi hingga menghancurkan data penting. Hal tersebut dapat dihindari dengan melindungi diri menggunakan teknologi Cyber Security.

Cyber Security ialah upaya yang dilakukan untuk melindungi sistem komputer dari beragam serangan, ancaman maupun akses ilegal. Upaya ini meliputi alat, kebijakan hingga konsep keamanan guna melindungi aset suatu organisasi maupun seorang pengguna.

Upaya perlindungan tersebut dijalankan dalam perangkat komputasi, aplikasi, layanan dan informasi di lingkungan siber. Sehingga mampu menurunkan risiko masuknya ancaman ke dalam sistem komputer.

BACA JUGA:  Daftar Teknologi Tercanggih dan Terbaru 2022, Sudahkah Anda Tahu?

Teknologi Cyber Security ini terbagi ke dalam beberapa jenis. Ada tipe Cloud, Network hingga Application. Simak penjelasannya secara lengkap dalam uraian di bawah ini.

  1. Cloud Security

Pertama ada jenis keamanan Cloud yang mengarah ke upaya perlindungan data di mana tersimpan pada Cloud. Sejumlah hal yang terlibat ialah teknologi, kebijakan kontrol dan layanan yang mendukung keamanan jenis tersebut.

  1. Network Security

Jenis Network ini melindungi jaringan internal yang mampu menaikkan keamanan jaringannya. Pengamanan ini terbilang penting terutama bagi perusahaan yang memakai sistem jaringan dalam aktivitas bisnisnya.

  1. Application Security

Selanjutnya ada jenis keamanan berupa Application yang melindungi aplikasi dari beragam ancaman. Aplikasi yang mampu diakses dari beragam jaringan sangat rentan terserang kejahatan siber.

Beragam Tipe Serangan Siber di Dunia

Perlu Anda tahu, ada beragam jenis serangan siber di dunia. Mulai dari malware, ransomware, phising, hingga denial of service. Semua jenis serangan perlu dicegah dengan teknologi Cyber Security.

  1. Malware

Malware ialah singkatan dari Malicious Software. Ancaman siber berupa perangkat lunak ini terbilang paling umum di dunia yang mana mampu mengganggu maupun merusak komputer.

Malware mudah disebarkan melalui email hingga unduhan ilegal. Beberapa jenis malware ialah virus, trojans, spyware, ransomware, adware hingga botnet. Banyak perangkat terserang malware tanpa disadari oleh pemiliknya.

  1. Injeksi SQL (Structured Query Language)

Jenis metode ancaman injeksi SQL ini dipakai untuk mengambil kendali dan mencuri data dari pusat data. Penjahat bisa memasukkan kode berbahaya di aplikasi berbasis data menggunakan pertanyaan SQL.

  1. Ransomware

Ransomware ialah bentuk malware yang mengenskripsi seluruh file target. Target tidak akan menyadari pengunduhan ransomware. Biasanya ransomware masuk ke kotak email dengan bentuk mirip file biasa.

  1. Phising

Selanjutnya ada phising yang umumnya dikirimkan mirip email resmi dari perusahaan. Akan tetapi, memuat permintaan pembagian informasi sensitif. Ancaman ini dipakai untuk memperoleh data dan informasi pribadi.

  1. Denial-of-Service

Denial-of-Service ialah serangan terhadap jaringan internet yang menghabiskan resource suatu sistem. Sehingga sistem tidak mampu berjalan secara normal. Serangan ini juga mampu menghambat pengguna lain untuk mengakses layanan sistem tersebut.

BACA JUGA:  Keunggulan Jaringan 5G yang Lebih Baik dari Jaringan 4G

Banyak sekali motivasi seseorang menjadi penjahat siber. Seperti keinginan untuk mencuri isi rekening orang lain melalui internet. Oleh sebab itu, penting untuk melindungi diri dengan teknologi Cyber Security.