Wilayah-Jawa-Barat-Berpotensi-Hidrometeorologi-Perlu-Diwaspadai

Wilayah Jawa Barat Berpotensi Hidrometeorologi Perlu Diwaspadai

Selain beberapa wilayah Pulau Sumatera, Jawa Barat berpotensi hidrometeorologi juga harus diantisipasi oleh warga Jabar. Bukan satu-satunya wilayah yang terancam bencana akibat tingginya curah hujan, Jateng dan Jatim juga turut melengkapi daftar wilayah siaga.

Hujan terus turun dengan intensitas rendah, sedang, dan tinggi. Jawa Barat  dengan suhu normalnya cenderung dingin menjadi semakin dingin. Cuaca dingin masih belum cukup menjadi kekhawatiran karena potensi banjir dan tanah longsor bisa terjadi kapan saja.

Jawa Barat Berpotensi Hidrometeorologi, Berikut Ramalan Cuaca 23,24 November 2022

Provinsi dengan wilayah terluas di Jawa ini menjadi salah satu lokasi yang harus bersiap siaga menghadapi ancaman banjir dan tanah longsor. Mengingat kontur daerah Jabar memang pegunungan dan tidak rata maka Jawa Barat berpotensi hidrometeorologi adalah hal wajar.

BMKG Jabar merilis beberapa wilayah yang berpotensi mengalami akibat curah hujan tinggi, berangin, dan disertai petir. Beberapa wilayah tersebut adalah Karawang yang diprediksi hujan, kilat, dan angin sampai menyebabkan banjir pada 23 November mendatang.

Pada tanggal yang sama, Cirebon juga akan mengalami hujan lebat, angin topan, berikut angin kencang. Sementara itu Bogor Kabupaten, Ciamis, dan Cimahi berpotensi alami hujan lebat, kilat, dan angin kencang bahkan terancam terjadi longsor di tiga daerah tersebut.

Prediksi dari BMKG Jabar untuk tanggal 24 November 2022, Jawa Barat berpotensi hidrometeorologi tepatnya di beberapa wilayah. Sebut saja Majalengka dan Cianjur terancam mengalami topan, hujan lebat, disertai kilat, dan angin kencang.

Sementara itu wilayah Sukabumi Kota besar kemungkinan mengalami hujan, angin kencang, kilat, sampai longsor. Bencana longsor di Sukabumi pernah terjadi beberapa kali sehingga seharusnya warga dan BPBD setempat telah lebih matang dalam menanggulanginya.

BACA JUGA:  Banjir Mengancam Beberapa Wilayah Indonesia Karena Hujan Lebat

Lamaran bencana pada 24 November tersebut tentunya bisa terjadi bisa tidak. Namun, karena BMKG telah merilis ramalannya berdasarkan keilmuan maka semua sepatutnya telah siap siaga menghadapi kemungkinan bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Ramalan Cuaca 25, 29 November 2022

Tiga wilayah Jabar, Ciamis, Cirebon, dan Tasikmalaya menjadi tiga wilayah Jawa Barat berpotensi hidrometeorologi pada 25 November mendatang. Adapun potensi bencana yang terjadi adalah hujan disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi banjir.

Banjir bandang bahkan mengancam Bogor Kota di tanggal 25 November mendatang. Selain Kota Hujan tersebut juga akan diguyur hujan lebat, angin, berikut kilat pada tanggal tersebut. Warga Bogor akan berwaspada, terutama cuaca dingin akan semakin dingin.

Sementara itu Kabupaten Tasikmalaya berpeluang menghadapi hujan, kilat, angin, sampai tanah longsor. Kota yang terkenal dengan kerajinan tangannya ini mesti mempersiapkan diri supaya tidak terjadi kerusakan parah saat prediksi BMKG terjadi.

Terakhir, prediksi BMKG pada 29 November mendatang terjadi di Sumedang. Salah satu wilayah Jawa Barat berpotensi hidrometeorologi ini bisa mengalami hujan lebat, kilat, angin kencang, bahkan sampai tanah longsor jika ramalan BMKG tepat.

Perkiraan tanggal terjadinya pada 29 November, bisa lebih cepat bisa juga lebih lambat. Atau bisa tidak terjadi sama sekali. Semua kemungkinan dapat terjadi. Namun, yang diharapkan setelah BMKG mengeluarkan ramalan adalah seluruh wilayah Indonesia lebih waspada.

Bukan hanya berlaku untuk beberapa wilayah Jabar yang telah kami sebutkan di atas. Waspada bencana banjir bandang dan tanah longsor bisa menimpa wilayah mana saja. Bahkan BMKG dan BPBD telah siap siaga khususnya terhadap sebanyak 8 provinsi Indonesia.

Jabar termasuk salah satu wilayah siaga bencana hidrometeorologi. Jadi, tidak salah apabila Jawa Barat berpotensi hidrometeorologi harus menjadi perhatian BMKG, BPBD, pejabat setempat, dan tentunya warga terdampak.

BACA JUGA:  Wilayah Siaga Hidrometeorologi di Aceh yang Diwaspadai